Tampilkan postingan dengan label TIPS SEHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS SEHAT. Tampilkan semua postingan

14 September 2008

Cukupkah Mendapat Sinar Matahari?

BERUNTUNGLAH kita hidup di daerah tropis yang mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Sayangnya, di kota besar, begitu sedikit orang yang punya kesempatan tubuhnya dibelai sinar matahari. Di pagi buta mereka berangkat kerja dan pulang ketika matahari sudah terbenam.


Apakah Anda termasuk orang yang kurang mendapat sinar matahari? Mari cari tahu dengan mengikuti kuis berikut ini.

1. Apakah mata Anda melihat sinar matahari selama 15 sampai 20 menit tanpa kacamata dengan tabir ultra violet (UV)?
2. Apakah kulit Anda terpapar sinar matahari selama 15 sampai 20 menit tanpa tabir surya setiap hari?
3. Apakah Anda mengalami gangguan tidur?
4. Jika tidak mendapat paparan sinar matahari selama 20 menit sehari, apakah Anda minum suplemen vitamin D?
5. Apakah Anda selalu memakai tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan?
6. Apakah Anda memakai kacamata yang memblok sinar ultra violet?
7. Apakah tempat tinggal Anda menggunakan kaca yang memblok sinar ultra violet?
8. Apakah Anda percaya bahwa cahaya yang menyilaukan itu buruk untuk Anda?
9. Apakah Anda sering merasa pening?
10. Jika Anda termasuk usia lanjut, Anda butuh cahaya alami lima kali lebih banyak untuk mengatur ritme circadian (jam internal dalam tubuh) dibanding orang dewasa. Apakah Anda cukup mendapat cahaya itu?
11. Apakah Anda mengalami kelainan emosi musiman?
12. Apakah Anda atau anak menjadi hiperaktif?
13. Apakah mengalami stres?
14. Apakah Anda kegemukan dan ingin makan karbohidrat?
15. Apakah Anda sering sakit?
16. Apakah Anda sensitif terhadap bahan kimia dan susah untuk melakukan detoksifikasi?
17. Apakah kadar kolesterol Anda tinggi?
18. Apakah Anda menderita psoriasis?
19. Apakah gairah seks rendah?

Jika Anda menjawab ya untuk lebih dari 5 pertanyaan di atas, sebaiknya waspada. Itu adalah gejala bahwa Anda kekurangan cahaya matahari. Berikut ini sejumlah fakta mengapa kita membutuhkan sinar matahari :

- Tubuh kita, juga mata kita, membutuhkan 15 sampai 20 menit terkena sinar matahari tanpa kacamata dengan tabir surya setiap hari bagi kulit untuk memproduksi vitamin D.

- Sebagian besar tabir surya hanya melindungi tubuh terhadap efek buruk sinar ultra violet B (UVB). Penggunaan berlebihan tabir surya anti-UVB justru dapat mengganggu produksi vitamin D. Kaca dan jendela mengganggu penyerapan sinar matahari spektrum penuh.

- Ketika cahaya alami diserap oleh retina pada mata, impul elektrik dibawa oleh saraf optis ke otak dan hipotalamus, kelenjar pineal, dan kelenjar pituari. Dari sini tubuh mengaktifkan neurotransmitter yang menyalakan sistem-sistem hormon, termasuk metabolisme, fungsi reproduksi, dan juga jam biologis di dalam tubuh yang disebut ritme circadian.

- Ritme circadian tubuh diaktifkan oleh cahaya yang lebih terang dan kompleks spektrumnya daripada yang dibutuhkan oleh pekerjaan visual. Badan antariksa NASA memasang cahaya spektrum penuh di pesawat ruang angka untuk keperluan ini.

- Paparan cahaya meningkatkan serotonin, zat yang membuat Anda bangun dan waspada.

- Zat melatonin meningkat dalam keadaan gelap yang membuat Anda mengantuk. Zat ini ditekan oleh cahaya. Jika Anda tidak mendapat intensitas cahaya yang cukup, Anda memproduksi terlalu banyak melatonin yang membuat Anda merasa pening. Jadi, jika Anda kelelahan di siang hari, mungkin sebaiknya Anda keluar sebentar dan terkena paparan matahari.

Lalu, sebaiknya apa yang harus kita lakukan?

- Mandi cahaya matahari di luar ruangan tanpa kacamata dengan tabir surya selama 20 menit setiap hari. Lewat mata Anda, cahaya dibawa langsung ke hipotalamus dan dari situ dibawa ke setiap sel dalam tubuh Anda. Ini akan membantu kulit memproduksi vitamin D, vitamin penting untuk tulang.
- Coba makan siang di luar ruangan. Anda tidak perlu kena sinar matahari langsung, makanlah di teras.
- Coba baca koran pagi di bawah paparan sinar matahari.
- Jika Anda tidak bisa berada di luar ruangan karena berbagai alasan, termasuk tinggal di kota besar, cobalah duduk di dekat jendela terbuka selama 20 menit setiap hari untuk menikmati cahaya matahari.

Kiat Bugar Di Bulan Puasa

BERIKUT kiat yang bisa Anda coba selama bulan puasa. Bugar di bulan puasa dapat dicapai dengan:

1. Pilih menu makanan yang benar. Pilih karbohidrat yang kompleks seperti nasi merah ubi, jagung, singkong,oatmeal, roti gandum saat sahur.

Karbohidrat kompleks akan menyebabkan gula darah kita stabil. Kita akan segar selama menjalani puasa, karena gula darah yang stabil, akan turun perlahan saat tubuh merubah penggunaan bahan baku dari gula darah menjadi lemak.

Kalau kepepet tidak sempat sahur, minum segelas susu, karena susu adalah makanan lengkap yang juga mengandung vitamin dan mineral.

Bila kita mengkonsumsi karbohidrat sederhana atau yang manis, seperti minum teh manis,nasi, mi instan, maka gula darah kita akan cepat naik. Bila gula darah cepat naik, tubuh akan mengkompensasi dengan melepas insulin, yang segera akan memasukkan semua gula darah ke dalamsel. Akibatnya gula darah menjadi cepat drop. Akibatnya tubuh akan lemas saat puasa. Secara psikologis, mood kita akan terganggu.

2. Pada saat berbuka, pilihan rasa manis yang terbaik adalah tetap karbohidrat kompleks.
Nabi Besar Muhammad SAW menggunakan kurma. Kurma adalah buah yang memiliki karakter baik, mengandung tidak hanya fruktosa, akan tetapi juga mengandung vitamin dan mineral yang akan membuat gula darah stabil, dan asam amino yang akan segera memulai proses pemulihan tubuh.

Bila ingin rasa manis guna pemulihan, sebaiknya memilih mengkonsumsi buah seperti semangka, melon, pepaya dan buah lain. Bila ingin minum teh, gunakan madu, karena madu memiliki karakter seperti kurma.

Makanan yang mengandung gula pasir, karbohidrat sederhana seperti nasi, mi instant, akan menyebabkan gula darah cepat naik, dan cepat turun. Akibatnya saat tarawih akan sangat mengantuk.

Berbuka puasa dengan mengkonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman yang mengandung gula pasir akan menyebabkan tubuh manusia seperti sedang melakukan diet yoyo. Tubuh seperti disisiksa, dan pada saat lebaran, secara almiah tubuh kita akan melakukan kompensasi. Makan gila-gilaan, yang berakibat justru tubuh menjadi lebih gemuk setiap selesai Hari Raya.

Bila berbuka dengan karbohidrat kompleks, misalnya kolak dengan gula merah, kacang hijau dengan gula merah (sekarang tukang bubur kacang hijau malas, lebih senang dengan gula pasir) teh dengan madu, buah-buahan, dan saat makan malam mengkonsumsi nasi merah ketimbang nasi putih, atau pasta ketimbang mi instant, atau roti gandum ketimbang roti putih, maka mudah-mudahan kita bisa jauh lebih bugar, bisa tarawih dengan lebih khidmat, dan pada saat Hari Raya, kita tidak akan melakukan balas dendam.

Kalau cerdik mengikuti kiat ini, kita akan mendapatkan keuntungan ganda, lahir baru secara rohani dan lahir baru secara jasmani. Tubuh menjadi ramping dan bugar. Selamat menjalankan Ibadah puasa.

18 Agustus 2008

Pisang, Jauhkan dari Risiko Jantungan


PISANG yang identik dengan makanan hewan primata ternyata memiliki kandungan kalium sangat tinggi. Terdapat sekitar 350 mg kalium dalam satu buah pisang berukuran sedang. Sebagai perbandingan, dua gigitan buah pisang ukuran besar (biasanya pisang ambon) setara dengan suplemen kalium dosis 99 mg. Itu sebabnya, pasien hipokalemia biasanya dianjurkan makan pisang oleh dokter.

Semakin tinggi kadar kalium, risiko terkena serangan jantung dan stroke semakin rendah karena kalium mengimbangi peran sodium di dalam tubuh. Selain itu, pisang baik untuk orang yang sedang stres. Ketika stres, metabolisme tubuh meningkat drastis hingga mengurangi kadar kalium. Dengan makan pisang, kadar kalium akan kembali seimbang.

Keuntungan lainnya, kandungan sodium yang terdapat pada pisang cukup rendah. Ini menjadikan pisang aman dikonsumsi orang dengan tekanan darah tinggi yang harus melakukan diet rendah garam, tetapi membutuhkan kalium.

Akhir-akhir ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration) mengizinkan para petani pisang untuk mengiklankan bahwa pisang memiliki kemampuan mengobati tekanan darah tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan kalium dalam tubuh, dianjurkan mengonsumsi satu buah pisang per hari.

12 Mei 2008

Redakan Migren

Cuaca panas atau stres sering membuat kepala menjadi migren alias pusing sebelah. Untuk meredakannya, kompres bagian yang sakit dengan es atau air yang sangat dingin selama beberapa menit.
Ulangi jika keluhan masih terasa. Perlahan-lahan sakit kepala sebelah Anda akan segera lenyap dan Anda pun bisa kembali beraktivitas.